Muntazer al-Zaidi-Putri Presiden Libya Beri Bintang Penghargaan Wartawan Pelempar Bush

17 12 2008

montazar-alzaidiHidayatullah.com–Putri presiden Libya, Aisha Muammar al-Qaddafi yang juga direktur Yayasan Amal Sosial “Wa’tashimu” Libya memberikan bintang penghargaan (wisam as-syaja’ah) kepada Muntadzir az-Zaidi, wartawan Iraq yang melempar muka Presiden Amerika Bush dengan sepatunya.

Dalam keterangan persnya, Yayasan “Wa’tashimu” memandang apa yang telah dilakukan oleh Zaidi adalah “sebuah kemenangan bagi hak asasi manusia, undang-undang, dan perdamaian internasional.”

Selain itu, yayasan tersebut juga meminta pemerintahan Irak untuk memberikan penghargaan serupa, disamping menyerukan organisasi dan asosiasi pers internasional untuk memberikan dukungannya terhadap Zabidi untuk tidak titangkap dan diperkarakan.

Sementara itu, mantan ketua lembaga pembela Saddam Husain Khalil ad-Dalimi mengatakan bahwa ia telah mempersiapkan pembelaan hukum terhadap Zaidi bersama 200 pengacara Arab dan internasional lainnya.bush-shoe-protest-cp-598343

Sebagaimana diketahui, az-Zaidi adalah seroang wartawan televisi Iraq, “Al-Baghdadiyyah”.[qds/iol/atj/www.hidayatullah.com]


Baca baki entri ini »

Advertisements




IRAN AKAN LANCAR KAPAL ANGKASA SENDIRI

9 12 2008

TEHRAN (FNA)Tidak lama lagi Iran akan menghantar haiwan ke angkasa lepas untuk tujuan penyelidikan sains menggunakan roket yang dibangunkan oleh mereka sendiri. Iran seterusnya merancang untuk menghantar angkasawan mereka menggunakan roket mereka sendiri. Bila agaknya Malaysia akan membangunkan roket dan kapal angkasa sendiri ?
Institut Kajian Aero Angkasa Malaysia
iran-rocket-vmed-12pwideciranspaceiranspaceship Baca baki entri ini »





Wahbah Zuhaili dan Qaradhawi Fatwakan Hewan Kurban untuk Gaza

7 12 2008

Syeikh Wahbah Zuhaili, Farid Washil, dan Yusuf al-Qaradhawi Fatwakan Penyaluran Hewan Kurban untuk Gaza

Hidayatullah.com–Setelah beberapa waktu lalu Mufti Besar Mesir Syeikh Dr. Ali Jum’ah mengeluarkan fatwa yang menyerukan untuk menyalurkan hewan dan daging kurban kepada para penduduk Gaza dan Palestina, kini Syaikh Prof. Dr. Wahbah Zuhaili menyusul untuk mengeluarkan fatwa serupa.

Dalam keterangannya yang dikutip Islamonline (4/12), Wahbah yang juga guru besar Fikih Islam pada Universitas Damaskus, mengatakan bahwa “dalam waktu sekarang ini, para penduduk Gaza menjadi priorotas utama untuk mendapatkan jatah hewan dan daging kurban, mengingat kondisi mereka yang tengah diterpa krisis.”

Profesor pengarang kitab rujukan Islam kontemporer itu bahkan menghukumi penyaluran hewan dan daging kurban untuk masyarakat Gaza dan Palestina mendekati kepada wajib. “hal tersebut dihukumi syibh (menyerupai) wajib,” ungkapnya.

Terkait pencegatan kapal bantuan Al-Marwa milik Libya yang membawa ribuan ton barang bantuan untuk penduduk Gaza oleh Angkatan Laut Israel, az-Zuhaili turut mengecam tindakan tersebut.

Syaikh Farid Washil yang juga mantan Mufti Agung Mesir justru menghukumi penyaluran hewan kurban untuk masyarakat Gaza sebagai sesuatu yang wajib bid-dharurah. “Saya menyatakan bahwa penyaluran hewan kurban saat ini untuk masyarakat Gaza hukumnya wajib sewajib-wajibnya,” ungkapnya.

Penghukuman wajib serupa juga datang dari fatwa ulama Muslim terkemuka yang tinggal di Doha, Syeikh Dr. Yusuf al-Qaradhawi. “Harta zakat umat Muslim kali ini seharusnya dialirkan untuk penduduk Gaza,” kata al-Qaradhawi. Baca baki entri ini »





Lembaga Yahudi Yafa Didirikan untuk Hancurkan Masjid al-Aqsa

1 12 2008

Monday, 01 December 2008 08:12

Kota Yafa Dulu Palestin

Kota Yafa Dulu Palestin

Sebuah lembaga Yahudi baru didirikan di belahan barat al-‘Ajamai, distrik dihuni oleh penduduk Palestina. Tujuan justru untuk ‘menghancurkan Masjid al-Aqsa

Hidayatullah.com–Baru-baru ini, sebuah lembaga Yahudi (mu’assasah Yahudiyyah) didirikan di belahan barat al-‘Ajamai, sebuah distrik yang banyak dihuni oleh penduduk Palestina di kota Yafa, dengan tujuan untuk ‘menghancurkan Masjid al-Aqsa dan mendirikan kuil Sulaiman ketiga’.

masjidul_aqsa

masjidul_aqsa

Harian Israel Haaretz edisi Selasa (25/11) lalu mengabarkan, bahwa lembaga yang dikepalai oleh Rabbi Yahudi konservatif Eliyahu Malae dan baru diresmikan belum lama sebulan ini beroperasi secara diam-diam dengan tujuan menduduki Masjid al-Aqsa, mendudukinya, untuk kemudian mendirikan kuil (haykal) ketiga di atasnya.

Lembaga tersebut menghimpun puluhan anggota yang kebanyakan berasal dari unsur pemuda Yahudi, yang didatangkan bersama Eliyahu dari Tel Aviv, ibu kota negara Zionis Israel. Eliyahu Malae sendiri tercatat sebagai salah seorang ketua gerakan “Etiret Kohnem”, sebuah gerakan yang beroperasi secara khusus untuk meng-Yahudikan bagian Timur kota Yerusalem (al-Quds).

Eliyahu mengatakan, bahwa berdirinya Israel Raya dengan ibu kota Yerusalem, serta berdirinya kembali kuil ketiga di atas bukit Zion merupakan cita-cita umat Yahudi. Ia mengatakan, “suara sebagian Yahudi yang mengatakan bahwa penghancuran Masjid al-Aqsa akan mengakibatkan penghancuran negara Israel itu sendiri adalah suara bodoh dan pengecut,” ungkapnya sebagaimana dilansir Islamonline (25/11).

Peta kedudukan Kota Yafa

Peta kedudukan Kota Yafa

Selain bergerak untuk menghancurkan al-Aqsa, lembaga pimpinan Eliyahu tersebut juga beroperasi untuk meng-Yahudikan kota Yafa, yang banyak dihuni oleh penduduk Palestina. Eliyahu secara intens menyerukan kepada penduduk Israel di Tepi Barat dan ibu kota Tel Aviv untuk pindah bersama keluarga mereka ke Yafa. [hrt/iol/atj/www.hidayatullah.com