Ahmadinejad Menang Besar

14 06 2009
Hasil Terbaru Pemilu: Suara Ahmadinejad Tembus Angka 22 Juta Print E-mail
Saturday, 13 June 2009
Sample ImageMenteri Dalam Negeri Iran, Shadeq Mahsouli, mengumumkan hasil resmi sementara pemilu presiden Iran kesepuluh. Sebagaimana dilaporkan Kantor Berita IRNA, data terakhir berdasarkan Formulir 28 hingga pukul 14 waktu setempat, hari ini (Sabtu, 13 Juni) menyebutkan bahwa suara 350 kota dari 366 kota sudah terhitung, yang semuanya berjumlah 35.424.444 suara. Lebih lanjut Mahsouli mengatakan, Mahmoud Ahmadinejad berhasil mendapatkan suara sebanyak 22.359.018, sedangkan pesaing kuatnya, Mir Hossein Mousavi meraih 12.150.178 suara. Adapun Mohsen Rezaei mendapat 607.135 ribu. Sedangkan posisi terakhir adalah Mahdi Karoubi yang hanya mendapatkan 308.113 ribu suara.

Mahsouli dalam pernyataan tersebut menyebut Formulir 28 sebagai surat resmi untuk membacakan hasil suara pemilu presiden. Sedangkan Formulir 22 adalah data dari setiap cabang yang kemudian dikirimkan ke Departemen Dalam Negeri setelah dirapatkan. Menteri Dalam Negeri Iran mengatakan, “Formulir 28 terdiri dari Formulir 22 yang dikumpulkan di kota bersangkutan. Ketika kami membacakan Formulir 28, data-data itu berarti telah sempurna.” Dalam kesempatan tersebut, Mahsouli menjelaskan partisipasi luas masyarakat Iran dan menyebutnya sebagai rekor di negara ini.





Lembaga Yahudi Yafa Didirikan untuk Hancurkan Masjid al-Aqsa

1 12 2008

Monday, 01 December 2008 08:12

Kota Yafa Dulu Palestin

Kota Yafa Dulu Palestin

Sebuah lembaga Yahudi baru didirikan di belahan barat al-‘Ajamai, distrik dihuni oleh penduduk Palestina. Tujuan justru untuk ‘menghancurkan Masjid al-Aqsa

Hidayatullah.com–Baru-baru ini, sebuah lembaga Yahudi (mu’assasah Yahudiyyah) didirikan di belahan barat al-‘Ajamai, sebuah distrik yang banyak dihuni oleh penduduk Palestina di kota Yafa, dengan tujuan untuk ‘menghancurkan Masjid al-Aqsa dan mendirikan kuil Sulaiman ketiga’.

masjidul_aqsa

masjidul_aqsa

Harian Israel Haaretz edisi Selasa (25/11) lalu mengabarkan, bahwa lembaga yang dikepalai oleh Rabbi Yahudi konservatif Eliyahu Malae dan baru diresmikan belum lama sebulan ini beroperasi secara diam-diam dengan tujuan menduduki Masjid al-Aqsa, mendudukinya, untuk kemudian mendirikan kuil (haykal) ketiga di atasnya.

Lembaga tersebut menghimpun puluhan anggota yang kebanyakan berasal dari unsur pemuda Yahudi, yang didatangkan bersama Eliyahu dari Tel Aviv, ibu kota negara Zionis Israel. Eliyahu Malae sendiri tercatat sebagai salah seorang ketua gerakan “Etiret Kohnem”, sebuah gerakan yang beroperasi secara khusus untuk meng-Yahudikan bagian Timur kota Yerusalem (al-Quds).

Eliyahu mengatakan, bahwa berdirinya Israel Raya dengan ibu kota Yerusalem, serta berdirinya kembali kuil ketiga di atas bukit Zion merupakan cita-cita umat Yahudi. Ia mengatakan, “suara sebagian Yahudi yang mengatakan bahwa penghancuran Masjid al-Aqsa akan mengakibatkan penghancuran negara Israel itu sendiri adalah suara bodoh dan pengecut,” ungkapnya sebagaimana dilansir Islamonline (25/11).

Peta kedudukan Kota Yafa

Peta kedudukan Kota Yafa

Selain bergerak untuk menghancurkan al-Aqsa, lembaga pimpinan Eliyahu tersebut juga beroperasi untuk meng-Yahudikan kota Yafa, yang banyak dihuni oleh penduduk Palestina. Eliyahu secara intens menyerukan kepada penduduk Israel di Tepi Barat dan ibu kota Tel Aviv untuk pindah bersama keluarga mereka ke Yafa. [hrt/iol/atj/www.hidayatullah.com





Bank Syariah Munculkan Revolusi Perbankan di Perancis

29 11 2008

Friday, 28 November 2008
dinar-dirham_nusantara Sebuah koran perancis pada halaman depannya memberitakan masukanya bank syariah dalam sistem keuangan Perancis dan menilainya sebagai revolusi dalam dunia perbankan negara ini. Sebagaimana dikutip oleh IRNA, koran Le Parisien cetakan Paris dalam edisi kemarin (28/11) menulis, pada saat krisis likuiditas dan kepercayaan melanda sistem finansial Barat, khususnya bank-bank Perancis, Paris menyetujui masuknya sistem perbankan syariah berdasarkan ajaran Islam dalam sektor ekonomi dan finansial negara ini.

Koran Le Parisien menambahkan, manfaat sistem ekonomi syariah yang berdasarkan akad Islam, kemitraan, dan membantu pertumbuhan ekonomi tanpa bunga, telah menjadi pusat perhatian para pejabat negara ini sejak beberapa waktu lalu saat gelombang krisis finansial melanda Perancis.

Rencananya bank syariah di Perancis akan beroperasi pada tujuh bulan pertama tahun depan. Kini sudah ada bank tiga syariah yang mengajukan proposal untuk mendirikan perwakilannya di Perancis, yaitu: Bank Syariah Qatar, Bank Syariah Kuwait, dan Bank Syariah AlBarkah Bahrain./irib





Habib Riziq Shihab: Amrozi c.s. Min Ahlil Khair

17 11 2008
habib rizieq al syihab

habib rizieq al syihab

Polemik tentang meninggalnya Amrozi, Imam Samudra, dan Mukhlas menyedot perhatian umat Islam. Walau ketiganya meninggal setelah dieksekusi regu tembak, penilaian berbeda muncul dari beberapa tokoh Islam.

Majelis Ulama Indonesia, misalnya. MUI menilai bahwa kematian Amrozi c.s. bukan tergolong mati syahid. Sementara Pimpinan Ansharut Tauhid yang juga mantan Ketua Umum MMI, Abu Bakar Ba’asir menilai lain. Menurutnya, Amrozi c.s. mati syahid. Karena mereka meninggal dalam rangka melawan musuh Islam.

Perbedaan pandangan itu mungkin wajar jika dilihat dari sudut pandang perjuangan yang dilakukan Amrozi c.s. Baca baki entri ini »





Presiden Iran Desak Obama Pulihkan Hak Bangsa Palestina, Irak dan Afghanistan

8 11 2008

Jumat, 07 Nov 2008 14:27
Presiden Iran Mahmud Ahmadinejad menyampaikan ucapan selamat pada Barack Obama yang terpilih sebagai Presiden Amerika ke-44. Dalam pesannya, Ahmadinejad mengingatkan Obama untuk memanfaatkan kesempatan yang diberikan Tuhan padanya sebaik-baiknya, dengan mengubah kebijakan-kebijakan luar negeri AS yang buruk, yang dilakukan pendahulunya.

“Saya mengucapkan selamat atas mayoritas suara yang Anda (Obama) raih dalam pemilu. Anda tahu bahwa kesempatan-kesempatan yang diberikan Tuhan pada umat manusia tidak kekal, orang bisa memanfaatkan kesempatan itu untuk kemajuan umat manusia atau sebaliknya. Ambillah kesempatan itu dan buatlah namamu harum dalam sejarah,” kata Ahmadinejad.

Ia melanjutkan, “Bangsa-bangsa di dunia berharap kebijakan-kebijakan AS yang suka menghasut untuk mengobarkan perang, yang berdasarkan penjajahan, penindasan, kebohongan, pelecehan terhadap bangsa lain, diskriminasi dan hubungan yang tidak fair yang memicu kebencian semua bangsa dan negara-negara dunia terhadap para penguasa di AS, bisa berubah menjadi kebijakan-kebijakan yang berdasarkan pada keadilan, saling menghormati hak rakyat dan bangsa lain, persahabatan dan tidak ikut campur urusan negara lain,”

Dalam pesannya Ahmadinejad secara khusus mendesak agar Obama mengubah kebijakan AS yang tidak adil, terhadap rakyat dan bangsa Palestina, Irak dan Afghanistan. Ia menegaskan, Iran akan menyambut baik jika ada perubahan-perubahan yang fundamental, konkrit dan adil dalam sikap dan kebijakan-kebijakan AS terutama untuk kawasan Timur Tengah. (ln/prtv)





3 pengebom Bali dihukum mati bulan depan, pelancong Australia diminta waspada

25 10 2008
TIGA pengebom berani mati Bali (dari kiri) Ali Ghufron, Imam Samudra dan Amrozi Nurhasyim. - foto AP

TIGA pengebom berani mati Bali (dari kiri) Ali Ghufron, Imam Samudra dan Amrozi Nurhasyim. - foto AP

[DIKEMAS KINI] JAKARTA: Kerajaan Indonesia akan melaksanakan hukuman mati ke atas tiga pengebom Bali, yang berlaku lima tahun lalu, awal bulan depan.

Mereka terdiri daripada Imam Samudra dan adik-beradik, Amrozi Nurhasyim dan Ali Ghufron yang merupakan anggota Jemaah Islamiah (JI).

Siri rayuan mereka telah pun ditolak oleh mahkamah.

Malah, kesemua mereka sebelum ini enggan memohon pengampunan daripada Presiden Susilo Bambang Yudhoyono selepas Mahkamah Agung menolak rayuan terakhir mereka.

Hukuman itu dilaksanakan setelah lima tahun Imam Samudra, Amrozi dan Ali didapati bersalah kerana melancarkan serangan bom ke atas kelab malam di Kuta, Bali yang meragut 202 nyawa pada Oktober 2002.

Mereka kini ditahan di penjara yang dikawal ketat di Pulau Nusakembangan iaitu tempat sama hukuman mati akan dijalankan. Baca baki entri ini »





IUMS Minta Iran Ikut Berperan Aktif Cegah Konflik Sektarian Sunni-Syiah

18 10 2008

Friday, 17 Oct 2008 16:19

Persatuan Ulama Islam Internasional (IUMS) yang dipimpin Syaik Yusuf Qaradawi meminta Iran yang berbasis Syiah, ikut berperan dalam mencegah konflik sektarian antara Muslim Sunni dan Syiah.

Hal tersebut disampaikan usai pertemuan tertutup IUMS di Qatar, yang juga dihadiri wakil presiden Iran Ayatullah Mohammad Ali Tashkiri.

“IUMS meminta Republik Islam Iran untuk melakukan tanggung jawabnya dalam mencegah perpecahan sektarian dan meredam perpecahan itu,” demikian pernyataan IUMS.

IUMS juga menyatakan perlunya “rasa saling menghormati” antara Muslim Sunni dan Syiah dan upaya-upaya untuk menyebarkan sebuah keyakinan di wilayah yang didominasi keyakinan yang berbeda, harus dihentikan. Muslim Sunni mendominasi negara-negara di Timur Tengah. Sementara Muslim Syiah mayoritas di negara Iran, dan posisi Muslim Syiah cukup kuat di negara Irak dan Libanon.

Ketua IUMS Syaikh Yusuf Qaradawi sebulan yang lalu sempat melontarkan penyataan yang memicu kontroversi di kalangan ulama Syiah. Saat itu Qaradawi mengatakan bahwa Muslim Syiah telah melakukan bid’ah dan berupaya “menginvasi” masyarakat Muslim Sunni. Namun kontroversi itu sudah diluruskan oleh Syaikh Qaradawi, bahwa pendapatnya itu semata-mata hanya pendapat pribadi. (ln/aby)