Bank Syariah Munculkan Revolusi Perbankan di Perancis

29 11 2008

Friday, 28 November 2008
dinar-dirham_nusantara Sebuah koran perancis pada halaman depannya memberitakan masukanya bank syariah dalam sistem keuangan Perancis dan menilainya sebagai revolusi dalam dunia perbankan negara ini. Sebagaimana dikutip oleh IRNA, koran Le Parisien cetakan Paris dalam edisi kemarin (28/11) menulis, pada saat krisis likuiditas dan kepercayaan melanda sistem finansial Barat, khususnya bank-bank Perancis, Paris menyetujui masuknya sistem perbankan syariah berdasarkan ajaran Islam dalam sektor ekonomi dan finansial negara ini.

Koran Le Parisien menambahkan, manfaat sistem ekonomi syariah yang berdasarkan akad Islam, kemitraan, dan membantu pertumbuhan ekonomi tanpa bunga, telah menjadi pusat perhatian para pejabat negara ini sejak beberapa waktu lalu saat gelombang krisis finansial melanda Perancis.

Rencananya bank syariah di Perancis akan beroperasi pada tujuh bulan pertama tahun depan. Kini sudah ada bank tiga syariah yang mengajukan proposal untuk mendirikan perwakilannya di Perancis, yaitu: Bank Syariah Qatar, Bank Syariah Kuwait, dan Bank Syariah AlBarkah Bahrain./irib





Habib Riziq Shihab: Amrozi c.s. Min Ahlil Khair

17 11 2008
habib rizieq al syihab

habib rizieq al syihab

Polemik tentang meninggalnya Amrozi, Imam Samudra, dan Mukhlas menyedot perhatian umat Islam. Walau ketiganya meninggal setelah dieksekusi regu tembak, penilaian berbeda muncul dari beberapa tokoh Islam.

Majelis Ulama Indonesia, misalnya. MUI menilai bahwa kematian Amrozi c.s. bukan tergolong mati syahid. Sementara Pimpinan Ansharut Tauhid yang juga mantan Ketua Umum MMI, Abu Bakar Ba’asir menilai lain. Menurutnya, Amrozi c.s. mati syahid. Karena mereka meninggal dalam rangka melawan musuh Islam.

Perbedaan pandangan itu mungkin wajar jika dilihat dari sudut pandang perjuangan yang dilakukan Amrozi c.s. Baca baki entri ini »





Presiden Iran Desak Obama Pulihkan Hak Bangsa Palestina, Irak dan Afghanistan

8 11 2008

Jumat, 07 Nov 2008 14:27
Presiden Iran Mahmud Ahmadinejad menyampaikan ucapan selamat pada Barack Obama yang terpilih sebagai Presiden Amerika ke-44. Dalam pesannya, Ahmadinejad mengingatkan Obama untuk memanfaatkan kesempatan yang diberikan Tuhan padanya sebaik-baiknya, dengan mengubah kebijakan-kebijakan luar negeri AS yang buruk, yang dilakukan pendahulunya.

“Saya mengucapkan selamat atas mayoritas suara yang Anda (Obama) raih dalam pemilu. Anda tahu bahwa kesempatan-kesempatan yang diberikan Tuhan pada umat manusia tidak kekal, orang bisa memanfaatkan kesempatan itu untuk kemajuan umat manusia atau sebaliknya. Ambillah kesempatan itu dan buatlah namamu harum dalam sejarah,” kata Ahmadinejad.

Ia melanjutkan, “Bangsa-bangsa di dunia berharap kebijakan-kebijakan AS yang suka menghasut untuk mengobarkan perang, yang berdasarkan penjajahan, penindasan, kebohongan, pelecehan terhadap bangsa lain, diskriminasi dan hubungan yang tidak fair yang memicu kebencian semua bangsa dan negara-negara dunia terhadap para penguasa di AS, bisa berubah menjadi kebijakan-kebijakan yang berdasarkan pada keadilan, saling menghormati hak rakyat dan bangsa lain, persahabatan dan tidak ikut campur urusan negara lain,”

Dalam pesannya Ahmadinejad secara khusus mendesak agar Obama mengubah kebijakan AS yang tidak adil, terhadap rakyat dan bangsa Palestina, Irak dan Afghanistan. Ia menegaskan, Iran akan menyambut baik jika ada perubahan-perubahan yang fundamental, konkrit dan adil dalam sikap dan kebijakan-kebijakan AS terutama untuk kawasan Timur Tengah. (ln/prtv)





Wasiat dari Imam Samudra, Amrozi dan Mukhlas

5 11 2008





Ambil alih kerajaan: Bukan lagi keutamaan, Anwar fokus ekonomi

23 10 2008

KUALA LUMPUR: Ketua Umum Pakatan Rakyat, Datuk Seri Anwar Ibrahim berkata beliau tidak mahu lagi bercakap mengenai perancangan untuk mengambil alih kerajaan seperti yang diuar-uarkannya sebelum ini.

“Cukuplah mengenai perkara itu, kita akan fokuskan kepada pembangunan ekonomi,” katanya dalam sidang media selepas taklimat mengenai Bajet Pakatan Rakyat 2009.

Beliau berkata demikian bagi menjawab soalan media mengenai perkembangan terbaru berkaitan rancangannya untuk mengambil alih kerajaan.

Sebelum ini semasa berucap di Kota Bharu pada 9 Oktober lalu, Anwar meletakkan sasaran terbaru untuk mengambil alih kerajaan iaitu sebelum hari Raya Aidiladha Disember depan.





IUMS Minta Iran Ikut Berperan Aktif Cegah Konflik Sektarian Sunni-Syiah

18 10 2008

Friday, 17 Oct 2008 16:19

Persatuan Ulama Islam Internasional (IUMS) yang dipimpin Syaik Yusuf Qaradawi meminta Iran yang berbasis Syiah, ikut berperan dalam mencegah konflik sektarian antara Muslim Sunni dan Syiah.

Hal tersebut disampaikan usai pertemuan tertutup IUMS di Qatar, yang juga dihadiri wakil presiden Iran Ayatullah Mohammad Ali Tashkiri.

“IUMS meminta Republik Islam Iran untuk melakukan tanggung jawabnya dalam mencegah perpecahan sektarian dan meredam perpecahan itu,” demikian pernyataan IUMS.

IUMS juga menyatakan perlunya “rasa saling menghormati” antara Muslim Sunni dan Syiah dan upaya-upaya untuk menyebarkan sebuah keyakinan di wilayah yang didominasi keyakinan yang berbeda, harus dihentikan. Muslim Sunni mendominasi negara-negara di Timur Tengah. Sementara Muslim Syiah mayoritas di negara Iran, dan posisi Muslim Syiah cukup kuat di negara Irak dan Libanon.

Ketua IUMS Syaikh Yusuf Qaradawi sebulan yang lalu sempat melontarkan penyataan yang memicu kontroversi di kalangan ulama Syiah. Saat itu Qaradawi mengatakan bahwa Muslim Syiah telah melakukan bid’ah dan berupaya “menginvasi” masyarakat Muslim Sunni. Namun kontroversi itu sudah diluruskan oleh Syaikh Qaradawi, bahwa pendapatnya itu semata-mata hanya pendapat pribadi. (ln/aby)





Guan Eng Pula Kunjungi Tok Guru – Penubuhan Kerajaan Pakatan Rakyat pada Aidil Adha?

17 10 2008

Ditulis oleh SM Noor & WanKay
Friday, 17 October 2008
Marang – Dalam tempoh dua minggu selepas ayahnya Penasihat Parti Tindakan Demokratik (DAP) Lim Kit Siang mengunjungi Presiden PAS Dato’ Seri Tuan Guru Abdul Hadi Awang, anaknya Setiausaha DAP Lim Guan Eng membuat kunjungan hormat ke rumah Tok Guru

“Kunjungan (ini) untuk berikan salam aidil fitri, dalam keadaan ada hubungan yang akrab dalam Pakatan Rakyat saya mengambil kesempatan ini,
”bukan sahaja kita berjumpa di Parlimen, sempena saya menghadiri Mesyuarat Raja-Raja disini, kunjungi rumah kediaman YB Tuan Guru,”kata Guan Eng ketika ditemui selepas kunjungan hormat tersebut, di Kampung Rusila, dekat sini.

Beliau yang juga Ketua Menteri Pulau Pinang berkata melalui kunjungan tersebut beliau dapat melihat walaupun Tok Guru telah menjadi Menteri Besar sebuah negeri, Tok Guru masih tinggal dalam keadaan yang sederhana.

”Saya rasa itu menunjukkan kepimpinan berjiwa rakyat dimana tidak ada apa-apa kelebihan (pangkat) hanya untuk berkhidmat untuk rakyat,”tambahnya Baca baki entri ini »